Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada beberapa guru yang telah mengabdi kepada MDA selama 20 tahun lebih. Mereka adalah Miss Iin, Miss Elizabeth Chan, Miss Jenny Susilo, Miss Lim Siu Li, Miss Dwi Wahyuni Kristanti, Miss Lily, Miss Tya Arum Puspitasari, dan Miss Yanitra Djatimulja.

Kiprah murid lulusan MDA pun tidak main-main. Mereka kini tersebar di berbagai sekolah, bahkan ada yang mendapatkan beasiswa dari akademi balet prestisius.

| Baca Juga: Kisah Nyata Film ‘Baby Udon’: Perjalanan Cinta Emosional Bos Marugame Indonesia dengan Seorang Kasir

“Mungkin kami bisa disebut sebagai yang terbaik di Indonesia karena kami selalu membawa nama negeri ke mana pun kami berada. Murid-murid Marlupi kan sekarang sudah tersebar di mana-mana,” ungkapnya.

“Mereka ada yang mendapat beasiswa di sekolah luar negeri yang terkenal, seperti Royal Ballet School Curtis, Princess Grace Academy di Monaco, Australian Ballet School, dan lain-lain,” lanjutnya.

Melihat kiprah murid lulusan Marlupi Dance Academy dan antusiasme tinggi masyarakat Indonesia terhadap balet, Fifi Sijangga berharap sekolah balet yang ibunya dirikan bisa terus menghasilkan penari hebat lainnya.

“Semoga ada banyak generasi yang lebih hebat lagi nantinya dengan ilmu yang kami bagikan,” pungkasnya. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: