Gejala yang muncul pun kerap dianggap keluhan biasa, seperti anak lebih cepat lelah saat bermain, mudah sesak ketika beraktivitas, jantung berdebar, hingga kemampuan fisik yang terus menurun dibandingkan teman seusianya.

"Aliran darah akan terhambat, pasien akan menderita sesak napas, kemampuan fisiknya akan jauh berkurang, dan tidak jarang pula terjadi gangguan irama jantung," kata dr. Ario. Dalam kondisi lebih berat, kerusakan katup jantung dapat menyebabkan gagal jantung, stroke, hingga meningkatkan risiko kematian dini.

Tantangan terbesar dalam mencegah PJR adalah dokter hingga kini belum dapat memprediksi siapa yang akan mengalami komplikasi tersebut.

| Baca Juga: Pasca Melahirkan, Amanda Manopo Alami Rambut Rontok hingga Mom Brain

Tidak semua anak yang mengalami radang tenggorokan akibat infeksi Streptococcus akan berkembang menjadi PJR, namun tidak ada cara mengetahui siapa yang berisiko.

"Nah ini masalahnya, kita enggak bisa prediksi siapa yang akan terkena penyakit jantung rematik," ujar dr. Ario.

Karena itu, infeksi tenggorokan tidak boleh dianggap sepele. Bila penyebabnya bakteri, pengobatan harus dijalani hingga tuntas sesuai anjuran dokter untuk mencegah demam rematik.

Anak berusia 5 hingga 15 tahun merupakan kelompok paling rentan. Berbagai penelitian menunjukkan sekitar 60 persen kasus radang tenggorokan berulang berpotensi berkembang menjadi PJR apabila infeksinya tidak ditangani dengan tepat, dan pada penderita dengan kondisi berat, risiko kematian dini meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat.

| Baca Juga: Gejala Batu Saluran Kemih Jangan Diabaikan, Dokter Ungkap Risiko Pada Ginjal

Deteksi dini melalui pemeriksaan ekokardiografi, yaitu pemeriksaan ultrasonografi jantung yang mampu melihat kondisi katup jantung secara langsung, menjadi cara terbaik mencegah kerusakan yang lebih berat.

Melalui pemeriksaan ini, kelainan dapat ditemukan bahkan ketika anak masih tampak sehat, sehingga terapi antibiotik pencegahan maupun pemantauan berkala bisa segera dilakukan sebelum kerusakan katup semakin parah.

PJR mengingatkan bahwa penyakit jantung pada anak tidak selalu berasal dari kelainan bawaan. Dalam banyak kasus, semuanya bermula dari infeksi tenggorokan yang tampak sederhana.

1 2 3

Tags: