3. Jangan terburu-buru saat berkemih. Kencing perlahan dan tuntas agar kandung kemih kosong optimal.

4. Buang air kecil setelah berhubungan seksual, lalu bersihkan area genital dengan baik untuk membantu mengeluarkan bakteri.

5. Batasi makanan-minuman pengiritasi seperti kopi, teh, minuman berkafein, alkohol, serta makanan pedas dan asam.

| Baca Juga: Mendengarkan Sinyal Tubuh: Kunci Deteksi Dini Kanker dan TBC

6. Jaga berat badan ideal karena berat berlebih menambah tekanan pada area perut dan kontrol berkemih.

7. Berhenti merokok, karena kebiasaan ini juga meningkatkan risiko kanker kandung kemih.

8. Rutin senam Kegel untuk memperkuat otot dasar panggul dan mencegah inkontinensia urine.

9. Bersihkan organ intim dari depan ke belakang (khusus wanita) untuk mencegah perpindahan bakteri dari anus ke saluran kemih.

| Baca Juga: Deteksi Dini Penyakit Jantung Rematik, YJI Skrining 8.000 Anak SD

10. Jangan abaikan gangguan berkemih. Segera konsultasikan ke dokter bila ada kesulitan menahan atau mengosongkan urine.

11. Jaga pakaian dalam tetap bersih dan kering, serta ganti secara berkala untuk mencegah area genital lembap.

Selain kebiasaan di atas, pola makan sehat seperti buah beri, apel, pir, sayuran hijau, dan yogurt berprobiotik dapat mendukung kesehatan kandung kemih, meski bukan pengganti pengobatan ISK.

1 2 3

Tags: