Amanda Manopo Alami Mata Minus Usai Melahirkan, Bisa Normal Lagi?
VIVIA MEDIA — Amanda Manopo mengaku baru menyadari ada yang berbeda dengan penglihatannya setelah melahirkan Baby Zac. Dalam video yang beredar dari sesi live di media sosial, Amanda terlihat sudah menggunakan kacamata dan mengatakan matanya terasa agak aneh sejak persalinan.
"Minus, minus, minus," ujar Amanda sambil menceritakan perubahan yang dialaminya. Awalnya, ia menduga penglihatan yang mulai buram hanya disebabkan kelelahan setelah menjadi ibu baru.
Namun, setelah diperiksa, Amanda mengetahui bahwa matanya kini mengalami minus.
Perubahan tersebut muncul setelah Amanda dan Kenny Austin menyambut anak pertama mereka, Zac, pada 6 Juni 2026. Kehadiran Zac sekaligus menandai babak baru Amanda sebagai seorang ibu.
| Baca Juga: Kronologi Runner-up Raka Raki Jatim 2026 Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Minta Korban Aborsi
Kenapa Penglihatan Bisa Berubah Setelah Melahirkan?
Ternyata, perubahan penglihatan selama kehamilan hingga setelah persalinan bukan hal yang sepenuhnya asing. Tubuh mengalami perubahan hormon dan cairan yang ternyata ikut memengaruhi mata.
Dilansir dari Cleveland Clinic, menjelaskan bahwa perubahan hormon dapat membuat kornea mengalami perubahan ketebalan atau bentuk.
Produksi air mata juga bisa berkurang sehingga mata menjadi lebih kering dan penglihatan terasa buram. Dalam banyak kasus, kondisi tersebut bersifat sementara.
Ada fakta menarik lainnya. Dilansir dari EyeWiki, mencatat sejumlah penelitian yang menemukan perubahan kelengkungan dan ketebalan kornea selama kehamilan.
| Baca Juga: Ruka BABYMONSTER Pakai Ear Seeds, Benarkah Bisa Bantu Kurangi Stres?
Pada sebagian perempuan, pergeseran refraksi ke arah minus juga dapat terjadi dan kembali mendekati kondisi awal setelah persalinan.
Apakah Mata Minus Bisa Normal Lagi?
Bisa, tetapi tidak selalu.
Sebuah penelitian terhadap 107 perempuan menemukan bahwa perubahan ketajaman penglihatan selama kehamilan secara umum kembali mendekati kondisi awal setelah melahirkan.
Penelitian lain juga menemukan perubahan refraksi ke arah minus selama kehamilan dapat membaik sekitar enam minggu setelah persalinan.
| Baca Juga: Ge Pamungkas Kini Paham Beratnya Kerja Dokter Forensik Lewat Film Autopsy
Karena itu, perubahan ukuran kacamata tidak selalu berarti seseorang mengalami mata minus permanen. Kondisi mata dapat membutuhkan waktu untuk kembali stabil setelah tubuh melewati kehamilan dan persalinan.
Namun, jika penglihatan tetap buram atau semakin memburuk, pemeriksaan mata tetap penting.
Dilansir dari Cleveland Clinic, menyebut perubahan penglihatan setelah melahirkan juga dapat berkaitan dengan kondisi yang lebih serius, termasuk preeklamsia postpartum, yang dapat muncul hingga enam minggu setelah persalinan.
Gejalanya antara lain sakit kepala berat, tekanan darah tinggi, pembengkakan, serta penglihatan buram atau sensitif terhadap cahaya.
| Baca Juga: Fedi Nuril Dapat Pelajaran Soal Parenting Anak Remaja di Film 'Bapakmu Kiper'
Jadi, pengalaman Amanda bukan berarti semua ibu pasti mengalami mata minus setelah melahirkan. (*)







