Sebuah penelitian terhadap 107 perempuan menemukan bahwa perubahan ketajaman penglihatan selama kehamilan secara umum kembali mendekati kondisi awal setelah melahirkan.

Penelitian lain juga menemukan perubahan refraksi ke arah minus selama kehamilan dapat membaik sekitar enam minggu setelah persalinan.

| Baca Juga: Ge Pamungkas Kini Paham Beratnya Kerja Dokter Forensik Lewat Film Autopsy

Karena itu, perubahan ukuran kacamata tidak selalu berarti seseorang mengalami mata minus permanen. Kondisi mata dapat membutuhkan waktu untuk kembali stabil setelah tubuh melewati kehamilan dan persalinan.

Namun, jika penglihatan tetap buram atau semakin memburuk, pemeriksaan mata tetap penting.

Dilansir dari Cleveland Clinic, menyebut perubahan penglihatan setelah melahirkan juga dapat berkaitan dengan kondisi yang lebih serius, termasuk preeklamsia postpartum, yang dapat muncul hingga enam minggu setelah persalinan.

Gejalanya antara lain sakit kepala berat, tekanan darah tinggi, pembengkakan, serta penglihatan buram atau sensitif terhadap cahaya.

| Baca Juga: Fedi Nuril Dapat Pelajaran Soal Parenting Anak Remaja di Film 'Bapakmu Kiper'

Jadi, pengalaman Amanda bukan berarti semua ibu pasti mengalami mata minus setelah melahirkan. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: