Joheirry Mola Jadi Miss World 2026, Sosok Guru dan Jurnalis yang Peduli Pendidikan Anak
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Mahkota Miss World 2026 dibawa pulang ke Republik Dominika oleh Joheirry Mola Dominguez. Perempuan 24 tahun itu dinobatkan sebagai pemenang dalam malam grand final di Nha Trang, Vietnam, pada Sabtu (5/9/2026).
Ia sekaligus mengakhiri penantian 44 tahun negaranya setelah Mariasela Alvarez menjadi Miss World pada 1982.
Namun, ada satu hal yang membuat profil Joheirry cukup menarik. Sebelum mengenakan mahkota Miss World, ia sempat menjalani beberapa peran sekaligus, mulai dari guru, jurnalis, model hingga penggerak komunitas.
Profil Joheirry Mola
Joheirry merupakan lulusan Business Management and Administration dari Universidad Iberoamericana, Meksiko.
| Baca Juga: Apa Pekerjaan Kadam Sidik? Pendakwah Muda yang Beri Mahar Rp1 Juta dan Tafsir
Miss World mencatat profesinya sebagai guru Literature dan Social Studies, news correspondent, model, sekaligus pendiri dan presiden 'Voices of Tomorrow'. Ia juga menguasai bahasa Spanyol dan Inggris.
Yang cukup menarik, pekerjaannya sebagai guru tidak hanya menjadi pemanis di profil. Joheirry aktif mengajar Literature dan Social Studies menggunakan bahasa Inggris di negaranya.
Dari pengalaman tersebut, ia melihat pendidikan sebagai jalan untuk membantu anak-anak mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kepercayaan diri, dan peluang masa depan.
Perjalanan Joheirry di Ajang Kecantikan
Perjalanan pageant Joheirry sudah dimulai sejak remaja. Pada 2018, ia mewakili Republik Dominika dalam Miss Teen Americas, ketika masih berusia sekitar 16 tahun.
| Baca Juga: Penuh Makna, Gaun Miss World Uganda 2026 Terinspirasi 7 Lapisan Operasi Caesar
Ia berhasil meraih posisi Princess of the Americas. Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu pijakan awalnya di dunia modeling dan pageant.
Tujuh tahun kemudian, Joheirry kembali ke kompetisi dengan mengikuti Miss World Dominican Republic 2025 sebagai perwakilan Distrito Nacional. Ia keluar sebagai pemenang dan mendapat tiket menuju Miss World 2026.
Dari Guru Jadi Jurnalis
Selain ruang kelas, Joheirry juga terbiasa berada di depan kamera. Ia menjadi koresponden untuk Ventana a Quisqueya di Univision New York, program yang mengangkat budaya, isu sosial, dan cerita komunitas Republik Dominika.
Pada Mei 2026, ia terlibat sebagai reporter dalam telethon UNICEF Together For Children.
| Baca Juga: Juara Miss Korea 2026 Tuai Kontroversi, Dituduh Cantik Hasil Oplas
Acara tersebut berhasil mengumpulkan 24.752.000 dollar AS atau sekitar Rp436 miliar untuk program kesehatan, pendidikan, dan perlindungan anak.
Apa Proyek Joheirry Setelah Jadi Miss World?
Proyek yang paling lekat dengan Joheirry adalah 'Voices of Tomorrow', yang berfokus memperluas akses pendidikan bahasa Inggris bagi anak dan remaja dari komunitas rentan.
Program itu juga menjadi bagian dari Beauty With a Purpose di Miss World 2026.
Dalam sesi final, Joheirry menegaskan bahasa Inggris dapat menjadi alat yang membuka akses pendidikan dan berbagai kesempatan baru.
Setelah memenangkan mahkota, pemenang Miss World 2026 itu menyebut platform global yang dimilikinya kini dapat membantu 'Voices of Tomorrow' menjangkau lebih banyak anak. (*)







