Jika Film 'Istimewa' Capai 1 Juta Penonton, Produser Siap Bangun Rumah Istimewa di Berbagai Daerah
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleBambang juga mengingat salah satu momen yang membuatnya merasa diterima. Saat dirinya masih diliputi rasa takut dan memilih bersembunyi, Abdullah justru datang dan memberikan dukungan secara langsung.
"Setelah malu di kamar pakai selimut, tidak kenal ayah, terus ayah masuk dan peluk. Dia bilang kalau ada apa-apa bilang ke Ayah, kamu tidak usah takut," kenangnya.
Pengalaman serupa dirasakan Niatus Sholihah. Ia mendapat dukungan dari Abdullah Mansuri ketika harus menyelesaikan pendidikan dan skripsinya. Dukungan tersebut membuatnya merasa memiliki sosok yang bisa menguatkan ketika menghadapi kesulitan.
"Alhamdulillah saya bisa berjuang dan menyelesaikan kuliah saya karena ayah selalu menguatkan saya. Tentunya kembali lagi ayah dengan ayah Mansuri saya merasa sangat diterima dan tidak dibedakan," kata Niatus Sholihah.
Sementara itu, Yani Melwani yang sudah lima tahun mendampingi anak-anak tersebut melihat hubungan mereka memang sudah dekat sejak sebelum film dibuat.
Karena itu, ia tidak membutuhkan waktu lama untuk membangun kedekatan selama proses syuting.
| Baca Juga: Mathias Muchus Belajar Makna 'Istimewa' Saat Beradu Akting dengan Penyandang Disabilitas
"Sebenarnya aku kenal mereka sudah 5 tahun. Kalau dilihat Kinan jadi kakak mereka dalam kehidupan pribadi juga seperti itu. Kehidupan pribadi kita memang sama seperti film," pungkas Yani Melwani.
Film Istimewa pada akhirnya tidak hanya mempertemukan para pemain dengan dunia perfilman. Bagi Abdullah Mansuri, film ini menjadi bagian dari rencana yang lebih panjang untuk membuka ruang bagi anak-anak istimewa agar dapat terus belajar, berkarya, dan menunjukkan kemampuan mereka. (*)







