Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Baginya arti 'pulang' dalam film ini juga untuk kembali lagi memahami, belajar, balik lagi ke titik nol untuk melihat, merasakan, memahami semua yang terjadi di sekitarnya.

"Dan semoga ini bermanfaat, berguna untuk semua audiens di Indonesia," ucapnya.

Inspirasi Magis Kawasan Gunung Bromo

Gagasan cerita Empat Musim Pertiwi lahir secara organik saat Kamila Andini dan Ifa Isfansyah menghabiskan waktu liburan keluarga di kawasan Gunung Bromo.

| Baca Juga: Tampilkan Kota Melbourne, Ini Cerita Cast dan Sutradara Film 'Ibadah dan Cinta' Saat Syuting di Sana

Visual alam Bromo memantik analogi tentang fase kehidupan manusia.

"Sebenarnya film ini ditulis memang pada saat kami sedang liburan keluarga juga di Bromo. Jadi Bromo itu memang salah satu destinasi wisata favorit keluarga kami, bersama saya, Mas Ifa, dan anak-anak. Jadi kita memang sudah beberapa kali ke sana," ungkapnya.

Mengenai tantangan birokrasi dan perizinan syuting di kawasan Bromo, Ifa Isfansyah menjelaskan bahwa kawasan tersebut biasa untuk syuting.

"Kami dibantu komunitas dan masyarakat lokal yang telah terbiasa dengan aktivitas produksi sinematografi. Tapi memang untuk syuting yang sifatnya panjang, jarang sudah ada kulturnya," pungkas Ifa. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: