Luna Maya Makin Serius Jadi Produser Eksekutif, Target 3 Film Setiap Tahun
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleSebagai gantinya, Luna memilih menempatkan posisinya sebagai kolaborator independen yang bekerja sama dengan rumah produksi yang sudah memiliki rekam jejak teruji.
"Jadi kalau ada proyek yang ingin saya produseri, saya lebih memilih bekerja sama dan berkolaborasi dengan production house yang sudah established dan berpengalaman. Itu bentuk positioning saya di industri ini," terangnya.
Bintang film Suzzanna ini mengaku sangat menyenangkan ketika bisa memilih proyek, mendengar cerita, lalu mempercayai bahwa proyek tersebut layak untuk dieksekusi.
| Baca Juga: Tampil Berhijab di Film Ibadah dan Cinta, Indah Permatasari Dipuji Sang Suami
"Kita bisa menyampaikan keresahan, memilih pesan yang ingin disampaikan, dan menghadirkan cerita yang berbeda untuk penonton," ujar Luna.
Pasang Target Tiga Film per Tahun
Keputusan Luna untuk fokus di belakang layar juga didorong oleh ritme kerjanya saat ini yang sedang tidak banyak tampil di depan kamera sebagai pemeran.
Baginya, baik berakting maupun memproduseri tetap menawarkan kepuasan berkarya yang sama di dunia film.
"Dunia saya memang masih di seputar film. Jadi kalau tidak sedang main di depan kamera, ya kita berkarya di belakang layar," ujar kelahiran Denpasar 26 Agustus ini.
| Baca Juga: 11 Karya Tampil di Asia Micro Film Festival 2026, Ini yang Sukses raih Penghargaan
Ia mengatakan bekerja di depan maupun dibelakang layar tugas dan rasanya sama saja. Ketika membaca naskah dan merasa ceritanya bagus, timbul keinginan kuat agar proyek ini harus terealisasi. Membuat karya dan terlibat di dalamnya selalu menjadi hal yang menyenangkan.
Bukan sekadar hobi atau idealisme semata, Luna memperlakukan peran barunya ini dengan perhitungan bisnis yang matang. Ia bahkan telah mematok target minimal jumlah proyek film yang harus digarapnya dalam kurun waktu satu tahun.







