Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Lebih dari 103 tenant dan 1.000 menu kuliner dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Jakarta selama 45 hari. Mulai 14 Agustus hingga 27 September 2026, La Piazza Summarecon Mall Kelapa Gading menjadi tempat bertemunya makanan yang selama ini identik dengan kota dan daerah asalnya.

Ada gudeg dari Yogyakarta, makanan khas Solo, kuliner Bali, hidangan Sumatera, hingga jajanan yang lekat dengan Jakarta. Sebagian membawa nama yang sudah dikenal selama puluhan tahun, sementara sebagian lainnya merupakan wajah baru yang mencoba memperkenalkan cita rasa daerah kepada khalayak yang lebih luas.

Keragaman tersebut menjadi bagian dari JF3 Food Festival 2026 yang tahun ini mengangkat tema 'Lokarasa Nusantara'. Istilah tersebut berasal dari kata Loka, yang berarti tempat atau dunia, dan Rasa, yang berarti kelezatan.

| Baca Juga: Lomba Menulis Aksara Jawa 2026 Sukses Digelar di Surabaya, Gugah Semangat Anak Melestarikan Bahasa Daerah

Tema itu sekaligus menjadi titik berangkat untuk melihat makanan dari perspektif yang lebih luas. Sebab, sebuah hidangan sering kali tidak berhenti pada rasa. Di dalamnya ada kebiasaan, sejarah, tradisi, memori, dan identitas tempat asalnya.

Director Summarecon, Soegianto Nagaria, mengatakan kuliner merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia.

“Kuliner merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia. Beragam sajian kuliner tidak hanya menawarkan cita rasa, tetapi juga membawa cerita, tradisi, dan nilai yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia,” kata Soegianto di Sumarecon Mall Kelapa Gading beberapa waktu lalu.

Menurut Soegianto, keberagaman kuliner tersebut perlu terus dijaga agar dapat dikenal oleh generasi berikutnya. Pelaku UMKM juga dinilai memiliki peran penting karena menjadi bagian dari keberlangsungan kuliner Indonesia.

| Baca Juga: Amanda Rigby Tercatat sebagai WNA, Andre Taulany Harus Lengkapi Dokumen Nikah Ini

“Inilah yang ingin terus kami jaga agar kekayaan tersebut tetap ada dan dinikmati dari generasi ke generasi. Di sisi lain, kami juga ingin para pelaku UMKM yang menjadi bagian penting dari kekayaan kuliner Indonesia memiliki kesempatan semakin mengembangkan usahanya.”

Suasana JF3 Food Festival. (Foto: Istimewa)
Suasana JF3 Food Festival. (Foto: Istimewa)

JF3 Food Festival sendiri telah berlangsung selama 22 tahun. Soegianto berharap keberlangsungan kegiatan tersebut tetap memberi manfaat bagi masyarakat maupun pelaku usaha kuliner.

“Kami berharap apa yang telah berjalan selama 22 tahun ini dapat terus memberikan manfaat, baik bagi masyarakat maupun bagi para pelaku usaha kuliner Indonesia,” ujarnya.

1 2 3 4

Tags: