Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Pelaksanaannya pun melibatkan pihak lokal, mulai dari warga, organisasi remaja, guru honorer hingga badan keuskupan.

Dengan begitu, bantuan tidak hanya datang dari Reza, tetapi juga dikerjakan bersama orang-orang yang berada di lokasi.

| Baca Juga: Debut Sutradara, Reza Arap akan Hapus Akun IG jika 'Harusnya Horor' Gagal Tembus 1 Juta Penonton

Bukan Kali Pertama Reza Bantu Pendidikan

Fakta menariknya, perhatian Reza terhadap pendidikan sudah terlihat sebelumnya. Pada Maret 2025, ia memberikan Rp50 juta kepada guru honorer di NTT.

Bantuan tersebut diberikan setelah Reza mengetahui kondisi penghasilan sebagian guru honorer yang sangat terbatas.

Reza juga beberapa kali menggunakan aktivitas digitalnya sebagai ruang untuk aksi sosial. Dalam MARAPTHON, misalnya, sebagian hasil yang diperoleh pernah diarahkan untuk membantu kebutuhan sosial, termasuk guru honorer.

Kini, setelah proyek 'Harusnya Horror' yang menjadi debutnya sebagai sutradara, Reza justru punya aktivitas lain yang cukup jauh dari dunia film.

| Baca Juga: Lirik Lagu ‘Museum Duka’ for Revenge, Hasil Kolaborasi dengan Reza Arap dan Tepe

Film tersebut tayang pada Agustus 2026, sementara proyek 27 sekolah ini memperlihatkan sisi berbeda dari aktivitasnya setelah MARAPTHON berakhir.

1 2 SHOW ALL

Tags: