Bukan Galang Dana, Reza Arap Pakai Uang Pribadi untuk Bantu 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Nama Reza Arap masih lekat dengan MARAPTHON, proyek live streaming maraton yang pada musim ketiganya, The Last Tale, berjalan lebih dari 100 hari sebelum berakhir pada Mei 2026.
Setelah babak panjang itu selesai, Reza kini kembali membuat publik melirik aktivitasnya, bukan lewat streaming atau musik, melainkan aksi sosial di bidang pendidikan.
Pada Selasa, 15 September 2026, Reza mengungkap melalui akun X @yourbae bahwa dirinya sedang mendukung 27 sekolah di sekitar Nusa Tenggara Timur (NTT). Jumlah tersebut terdiri dari 20 SD, 4 SMP, dan 3 SMA.

Yang cukup mengejutkan, Reza menyebut pembiayaan proyek itu berasal dari uang pribadinya, bukan hasil penggalangan dana publik.
| Baca Juga: Debut Penyutradaraan Banjir Kritik, Tanggapan Reza Arap Tuai Pujian
"Oh ya, pake duit pribadi, ya. Kali2 ada yang nanya galang dana di mana. Tidak."
Unggahan tersebut sekaligus menjawab pertanyaan yang mungkin muncul soal dari mana biaya proyek pendidikan dalam skala tersebut berasal.
Reza juga mengatakan tidak menganggap apa yang dilakukannya sebagai sesuatu yang perlu dibanggakan.
Perlu diketahui, bantuan ini bukan sekadar pembangunan fasilitas baru.
| Baca Juga: Tidak Ada Maaf, Reza Arap Akan Polisikan Netizen yang Ejek Film 'Harusnya Horror'
Reza menjelaskan sekolah-sekolah tersebut terdampak gempa dan sebagian siswa sempat belajar menggunakan terpal karena belum memiliki atap yang memadai.
Bantuan yang diberikan mencakup terpal, atap sementara, buku, alat tulis, serta santunan untuk guru honorer dan orang-orang yang bekerja di lapangan.
Pelaksanaannya pun melibatkan pihak lokal, mulai dari warga, organisasi remaja, guru honorer hingga badan keuskupan.
Dengan begitu, bantuan tidak hanya datang dari Reza, tetapi juga dikerjakan bersama orang-orang yang berada di lokasi.
| Baca Juga: Debut Sutradara, Reza Arap akan Hapus Akun IG jika 'Harusnya Horor' Gagal Tembus 1 Juta Penonton
Bukan Kali Pertama Reza Bantu Pendidikan
Fakta menariknya, perhatian Reza terhadap pendidikan sudah terlihat sebelumnya. Pada Maret 2025, ia memberikan Rp50 juta kepada guru honorer di NTT.
Bantuan tersebut diberikan setelah Reza mengetahui kondisi penghasilan sebagian guru honorer yang sangat terbatas.
Reza juga beberapa kali menggunakan aktivitas digitalnya sebagai ruang untuk aksi sosial. Dalam MARAPTHON, misalnya, sebagian hasil yang diperoleh pernah diarahkan untuk membantu kebutuhan sosial, termasuk guru honorer.
Kini, setelah proyek 'Harusnya Horror' yang menjadi debutnya sebagai sutradara, Reza justru punya aktivitas lain yang cukup jauh dari dunia film.
| Baca Juga: Lirik Lagu ‘Museum Duka’ for Revenge, Hasil Kolaborasi dengan Reza Arap dan Tepe
Film tersebut tayang pada Agustus 2026, sementara proyek 27 sekolah ini memperlihatkan sisi berbeda dari aktivitasnya setelah MARAPTHON berakhir.







