Luka Operasi Sudah Menutup, Benarkah Sudah Sembuh? Ini yang Sering Terlewat
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleDokter spesialis dermatologi dr. Pipim Septiana Bayasari Yudho Purwono, Sp.DVE, menambahkan bahwa setelah luka menutup, tubuh sebenarnya memasuki fase proliferasi dan remodeling untuk mematangkan jaringan.
“Jangan pernah puas pada saat luka itu tertutup karena masih ada proses penyembuhan setelahnya. Jadi tetap merawat dan melindungi luka, dan jangan lupa memperhatikan scar management setelah itu,” katanya.
| Baca Juga: Kesehatan Usus Anak Dibentuk Sejak dalam Kandungan, Ini Penjelasan Dokter
Pasien pascaoperasi disarankan tetap membatasi aktivitas berat secara bertahap agar gesekan, keringat, dan regangan pada area luka tidak memicu iritasi, infeksi, atau bahkan jahitan terbuka kembali.
Selain menjaga kebersihan luka, kulit di sekitarnya juga perlu dirawat agar tidak kering dan gatal, sebab garukan dapat memperburuk proses penyembuhan.
“Ketika kulit kering dan terasa gatal, pasien akan menggaruk. Garukan itu kemudian menimbulkan iritasi dan kondisi luka justru bisa menjadi lebih buruk,” jelas dr. Pipim. Pasien juga perlu segera kembali ke dokter bila luka tiba-tiba memerah, nyeri, bengkak, atau jahitan terbuka.
Persoalan lain yang sering terlewat adalah jaringan parut. Bekas luka normal biasanya muncul pada minggu kedua hingga minggu ke-12 dan lambat laun mengempis, sementara jaringan parut hipertrofik dan keloid bisa tumbuh lebih menonjol bahkan melewati batas luka semula.
“Luka bisa sembuh, tetapi scar tidak otomatis berhenti berkembang. Supaya scar tidak tumbuh semakin besar, pencegahan harus dimulai sejak perawatan luka,” kata dr. Pipim. (*)







