Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

"Iya, deg-degan lumayan. Kayak waktu itu belum tahu kayak ini mau sebesar apa sih. Cuman pas ketemu sama mereka aku langsung bertemanan gitu, langsung kalem gitu," ungkap Roman.

Ia menambahkan kecocokan di antara mereka terbangun sangat cepat.

"Tahu sama Ali music taste-nya sama banget, terus kita humornya semua sama banget sih," imbuhnya.

Bekal Akting dari Teater Sekolah

Mengenai latar belakang seni perannya, Roman mengaku telah memiliki pengalaman dasar di panggung teater sejak usia dini. Kendati demikian, seluruh pemain tetap melewati pelatihan intensif bersama pelatih akting saat sesi reading.

"Aku punya experience akting di teater sih, tapi itu untuk sekolah aja kayak waktu kecil. Tapi pas aku dapat perannya, kita berenam dapat acting class sih untuk menambah, ada acting coach untuk persiapan sebelum syuting," jelasnya.

Guna mendalami semesta cerita, Roman langsung menonton film 5 cm (2012) begitu menyelesaikan audisi pertamanya. Pengalaman menonton film tersebut membuatnya sangat terpukau.

"Pas audisi pertama aku langsung nonton, aku takjub kayak, 'Wow, oke.' Kami memang diwajibin nonton. Pas nontonnya kayak, 'Damn, gila,' ucap Roman.

Hindari Meniru Persis Gaya Herjunot Ali

Saat proses eksplorasi karakter Zafran, Roman awalnya beranggapan harus meniru seluruh gestur dan pembawaan Herjunot Ali. Namun, sutradara memberikan arahan berbeda karena latar waktu cerita yang berfokus pada masa SMP.

| Baca Juga: Sara Wijayanto Banyak Belajar Soal Hidup dari Arwah Penasaran

"Pas aku pertama dapat karakter Zafran itu, aku mikirnya, 'Oke, kayak... oke, harus persis banget kayak Herjunot Ali di film pertama' gitu. Cuma lama-lama pas aku coba-coba gitu, sama Pak Sutradara dia nggak terlalu setuju sih," kata Roman.

1 2 3

Tags: