Jangan Tergiur Harga Murah, Dokter Ungkap Cara Memilih Susu Anak
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Memilih susu untuk anak sering kali dimulai dari melihat harga. Banyak orang tua menganggap susu dengan harga lebih mahal memiliki kandungan gizi yang lebih baik.
Sementara produk yang lebih terjangkau dianggap lebih ramah di kantong. Namun, dokter mengingatkan bahwa harga bukan penentu utama kualitas susu untuk anak.
Dokter Spesialis Gizi RS Permata Depok, dr. Felianty Badralany, Sp.G.K, menegaskan orang tua perlu lebih cermat membaca informasi pada kemasan sebelum membeli susu.
“Harus dilihat dari informasi nilai gizi yang tertera pada label kemasan. Selain itu orang tua perlu menghitung frekuensi anak dalam mengonsumsi susu,” ujar dr. Felianty dalam sebuah diskusi di Jakarta belum lama ini.
| Baca Juga: Kesehatan Usus Anak Dibentuk Sejak dalam Kandungan, Ini Penjelasan Dokter
Ia menjelaskan, tampilan kemasan yang menarik dan berbagai klaim manfaat tidak boleh membuat orang tua lupa mengecek kandungan gizi yang sebenarnya dibutuhkan anak.
Pastikan Susu Sesuai Usia Anak
Setiap tahap pertumbuhan anak memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Karena itu, orang tua wajib memastikan produk susu yang dibeli memang diperuntukkan bagi usia anak.
"Jangan sampai tergiur harga murah atau promosi, lalu memberikan produk yang bukan minuman utama anak sebagai pengganti susu," terang dr Felianty.
Salah satu contohnya lanjutnya adalah susu kental manis (SKM). Produk ini tidak dianjurkan dikonsumsi sebagai minuman susu tunggal karena bukan satu-satunya sumber gizi anak.
| Baca Juga: Bukan Cuma DHA, Ini Kolaborasi Nutrisi yang Dibutuhkan Otak Anak
"SKM lebih tepat digunakan sebagai campuran atau pelengkap makanan dan minuman," tegasnya.
Selain kandungan gizi, keamanan produk juga harus menjadi perhatian. Orang tua disarankan menerapkan prinsip Cek KLIK dari BPOM, yaitu memastikan Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluwarsa.
"Kemasan harus utuh, label mudah dibaca, produk memiliki izin edar resmi, serta belum melewati masa kedaluwarsa. Langkah ini penting, terutama saat membeli susu melalui marketplace atau toko online," paparnya.
Kredibilitas Produsen Juga Penting
Orang tua juga dianjurkan mengenali rekam jejak produsen susu. Perusahaan yang berpengalaman di bidang nutrisi umumnya memiliki standar keamanan dan kualitas produksi yang lebih jelas, serta konsisten mematuhi regulasi pangan.
| Baca Juga: Tidak Semua Anak Pendek itu Stunting, Ini Peringatan Dokter untuk Orang Tua
"Intinya, memilih susu anak sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga, tetapi juga kandungan gizi, kesesuaian usia, keamanan produk, dan kredibilitas produsennya.
"Sebelum membeli, orang tua dapat mencari informasi mengenai profil perusahaan, sertifikasi, fasilitas produksi, hingga kepatuhan produsen terhadap aturan yang berlaku," tutupnya.
Lima Tips Memilih Susu untuk Anak :
1. Baca tabel informasi nilai gizi. Perhatikan kandungan protein, kalsium, vitamin, dan mineral pada kemasan.
2. Sesuaikan dengan usia anak. Pilih susu yang memang diperuntukkan bagi kelompok usia si kecil.
| Baca Juga: Penyakit Jantung Rematik, Bahaya Tersembunyi di Balik Sakit Tenggorokan Anak
3. Jangan mudah tergiur klaim di kemasan. Klaim “tinggi kalsium” atau “lengkap vitamin” tetap harus dicek lewat label gizi.
4.Terapkan prinsip Cek KLIK dari BPOM. Pastikan Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluwarsa aman.
5. Pilih produk dari produsen yang kredibel. Cari tahu rekam jejak dan standar keamanan produsen sebelum membeli. (*)







