Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Rasa mengantuk sebelum olahraga bisa datang bahkan saat sudah memakai sepatu dan memulai pemanasan. Kondisi ini tidak selalu berarti tubuh malas bergerak.

Kurang tidur, asupan energi yang minim, dehidrasi, hingga tubuh yang belum pulih dari latihan sebelumnya bisa membuat olahraga terasa berat sejak awal.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui berbagai faktor yang dapat menyebabkan rasa mengantuk sebelum berolahrga. Simak penjelasannya berikut ini, dikutip Vivia Media dari berbagai sumber.

| Baca Juga: Sering Bernapas Lewat Mulut saat Olahraga? Hati-hati, Gigi Bisa Lebih Cepat Rusak

Kenapa Bisa Mengantuk Sebelum Olahraga?

1. Kurang tidur

Tidur yang tidak cukup membuat tubuh belum mendapat pemulihan optimal. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar tujuh sampai sembilan jam tidur setiap malam.

Dilansir dari Washington Post, menyarankan memperbaiki rutinitas tidur, termasuk menjaga jam tidur dan bangun tetap konsisten.

2. Belum cukup makan

Olahraga membutuhkan bahan bakar, terutama karbohidrat. Jika sudah beberapa jam tidak makan, simpanan energi yang digunakan otot bisa lebih rendah sehingga muncul rasa lemas.

Dilansir dari Cleveland Clinic, disarankan untuk mengonsumsi camilan yang mengandung karbohidrat dan protein sekitar satu sampai dua jam sebelum olahraga, misalnya buah dengan selai kacang.

| Baca Juga: Tidak Cukup Jalan Kaki, Ini Dua Kunci Mencegah Sarcopenia

3. Kurang minum

Dehidrasi ringan dapat membuat tubuh terasa lebih lambat dan latihan menjadi lebih berat. Air sebaiknya dicukupi sepanjang hari, lalu disesuaikan dengan durasi dan banyaknya keringat saat latihan.

4. Tubuh belum pulih

Setelah latihan berat, rasa lelah bisa bertahan dalam waktu yang lama. Performance scientist Andy Galpin menjelaskan bahwa fatigue (kelelahan ekstrem) bisa berupa penurunan performa atau tubuh terasa berat, bukan hanya rasa kantuk.

Bila kondisi membaik setelah beberapa hari mengurangi beban latihan, tubuh kemungkinan memang membutuhkan recovery.

| Baca Juga: Jangan Duduk Terus, Jalan Kaki Setiap 30 Menit Bisa Jaga Tubuh dari Kanker

Harus Makan, Minum, atau Istirahat?

Mulai dari yang paling sederhana. Bila belum makan, pilih camilan ringan seperti pisang, roti atau yoghurt sebelum berolahraga.

Bila haus atau banyak berkeringat, tambah asupan cairan. Jika semalam kurang tidur atau tubuh terasa sangat berat, turunkan intensitas atau ambil hari istirahat daripada memaksakan latihan.

Ada juga trik untuk rasa blank setelah seharian bekerja.

Dilansir dari penelitian Applied Psychophysiology and Biofeedback, menemukan bahwa mendengarkan musik santai selama 20 menit membantu menurunkan fatigue mental pada 30 peserta sehat.

Ini bukan pengganti tidur, tetapi bisa menjadi jeda sebelum mulai bergerak. Paparan sinar matahari pagi juga membantu mengatur ritme sirkadian (jam biologis alami tubuh) dan membuat tubuh lebih waspada, menurut ahli tidur.

| Baca Juga: Mengejan Saat Buang Air Kecil Bukan Tanda Menua Biasa, Cek Prostat Sebelum Terlambat

Kalau Sering Mengantuk?

Jangan buru-buru menganggapnya overtraining. Fatigue setelah satu latihan berat adalah hal normal, tetapi rasa lelah yang terus menumpuk dan performa yang tidak membaik setelah recovery perlu diperhatikan.

Jika rasa lelah menetap meski sudah memperbaiki tidur, makan, hidrasi, dan mengurangi stres selama dua minggu atau lebih, maka sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Fatigue berkepanjangan juga bisa berkaitan dengan kondisi medis tertentu. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: