Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Dalam kondisi seperti itu, rambut yang tampak semakin tipis belum tentu seluruhnya disebabkan oleh kerontokan dari akar. Sebagian bisa terjadi karena batang rambut patah akibat kerusakan. Keduanya perlu dibedakan agar perawatan yang dilakukan sesuai dengan penyebabnya.

Beauty & Wellbeing R&D Demand Creation & Engagement Manager Unilever Indonesia, Marisa, menjelaskan bahwa kerontokan dari akar dapat dipengaruhi perubahan hormon, stres, asupan nutrisi yang kurang seimbang, dan kondisi kulit kepala. Sementara itu, rambut patah dapat berkaitan dengan kebiasaan menggunakan alat penata rambut bersuhu tinggi maupun proses pewarnaan.

Pengalaman Mahalini setelah melahirkan menunjukkan bahwa masalah rambut tidak selalu bisa dihindari hanya dengan mengubah cara menata rambut. Ketika perubahan hormon menjadi pemicu, diperlukan pemahaman mengenai penyebabnya, bukan sekadar mengandalkan produk perawatan.

| Baca Juga: Bukan Cuma Bumbu Masak, Ini Manfaat Daun Salam untuk Perawatan Rambut Rumahan

Lebih Disiplin Merawat Rambut dan Memperhatikan Pola Makan

Bagi Mahalini, merawat rambut kini bukan sekadar rutinitas untuk menunjang penampilan. Ia berusaha menjadikannya kebiasaan yang dilakukan secara konsisten, termasuk memperhatikan pola makan sehari-hari.

“Aku sudah menjalani pola makan yang lebih bersih hampir empat tahun. Bukan berarti enggak makan, ya, tetapi lebih memperhatikan apa yang dikonsumsi,” ujarnya.

Pola makan seimbang menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan tubuh, termasuk rambut. Meski demikian, kebutuhan nutrisi setiap orang berbeda. Kerontokan yang berkaitan dengan kekurangan nutrisi sebaiknya ditangani dengan mengetahui kebutuhan tubuh, bukan dengan membatasi makanan secara berlebihan.

Selain memperhatikan asupan makanan, kebiasaan sehari-hari saat merawat rambut juga perlu diperhatikan. Mengurangi penggunaan alat penata rambut bersuhu tinggi, memperlakukan rambut dengan lembut ketika menyisir, serta memilih perawatan sesuai kondisi rambut dapat membantu meminimalkan risiko kerusakan.

1 2 SHOW ALL

Tags: