Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

| Baca Juga: Bukan Cuma Rasa, Sisca Soewitomo Bongkar 3 Syarat Makanan Enak yang Bikin Laris Manis

Salah satu contohnya inovasi dari cimol, jajanan berbahan aci yang dikenal luas.

Dalam pengembangan menu khusus bertajuk Cimol Miss Dasem, pelaku usahanya melakukan beberapa kali uji coba dengan sejumlah varian kecap untuk menemukan perpaduan yang sesuai.

Festival Jajanan Bango 2026 (foto dok. pri)
Festival Jajanan Bango 2026 (foto dok. pri)

Proses tersebut tidak hanya mempertimbangkan rasa manis dan gurih. Tapi juga bagaimana bahan mengalami karamelisasi, bagaimana aromanya muncul, serta sejauh mana rasanya menyatu dengan keseluruhan hidangan. Penerimaan konsumen pun menjadi pertimbangan sebelum menu tersebut disajikan.

| Baca Juga: Marshanda Geluti Hobi Berkebun, Bikin Pupuk Kompos Sendiri dari Sisa Makanan

Contoh ini memperlihatkan bahwa inovasi tidak selalu harus dimulai dari bahan yang asing atau teknik memasak yang rumit. Jajanan sederhana yang sudah dikenal masyarakat pun dapat menjadi titik awal untuk bereksperimen, asalkan proses pengembangannya dilakukan dengan cermat.

Masakan tradisional pun tidak harus selalu diperlakukan sebagai sesuatu yang hanya pantas disajikan dengan cara lama. Resep dan bahan warisan dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman, tanpa harus memutus hubungan dengan sejarah dan kebiasaan yang melahirkannya.

Nex juga berharap kuliner Indonesia mendapat pengakuan lebih luas di tingkat internasional. Ia mencontohkan bagaimana makanan Thailand semakin dikenal di berbagai negara. Menurut dia, kuliner Indonesia memiliki potensi serupa jika kekayaan rasanya terus diperkenalkan dan dikembangkan secara konsisten.

| Baca Juga: Jangan Asal Tambah Topping! 6 Makanan Ini Perlu Dibatasi Saat Makan Mi Instan

Upaya tersebut dapat dimulai dari hal sederhana, mengenali makanan daerah sendiri, memahami karakter bahan lokal, lalu berani mencoba pendekatan baru dalam mengolahnya. Media sosial juga bisa menjadi ruang untuk memperkenalkan hidangan Nusantara kepada khalayak yang lebih luas, selama cerita dan kualitas makanannya tetap menjadi perhatian.

Pada akhirnya, menjaga kuliner Indonesia bukan hanya tentang mempertahankan resep yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan rasa juga perlu diberi ruang untuk berkembang agar tetap hidup dalam keseharian masyarakat.(*)


1 2 SHOW ALL

Tags: