Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

"Jujur, gua sangat takut bikin video ini. Kenapa? Karena ini Raffi Ahmad," kata Andovi. Ia mengaku khawatir kehilangan koneksi di industri hiburan, tetapi merasa malu jika memilih diam.

Andovi juga menilai keterlibatan figur publik dalam acara tersebut berpotensi membuat masyarakat menganggap gerakan mahasiswa yang sebenarnya sebagai aksi berbayar.

| Baca Juga: Sempat Unggah Kritik dan Kampanye 'Melawan Buzzer', Kanal YouTube Windah Basudara Diserang Peretas

Pandji Pragiwaksono dan Young Lex Ikut Disorot

Nama komika Pandji Pragiwaksono kembali diperbincangkan lewat pernyataannya dalam video YouTube tentang karhutla. Saat membahas Raffi, Pandji menyebut, "Raffi memang bagian dari pemerintah, dia mah bagian dari rezim."

Pernyataan itu awalnya disampaikan dalam konteks posisi Raffi sebagai bagian dari pemerintahan, bukan khusus untuk menanggapi acara 29 Oktober 2026.

Kritik Young Lex. Foto: Threads/young_lex18

Sementara itu, rapper Young Lex menulis sindiran di Instagram @young_lex18. "Namanya doang yang Raffi tapi mainnya engga," tulisnya.

Ia juga mengusulkan pembentukan buzzer tandingan bernama 'Atasan Pejabat' yang dananya berasal dari patungan transparan.

| Baca Juga: Wanda Hamidah Hingga Reza Rahadian Ikut Turun Demo di Jakarta 28 Oktober 2026

Clairine Clay, dr. Tirta, Nessie Judge, dan dr. Gia Buka Suara

Kritik Clairine Clay. Foto: Threads/clairineclay

Clairine Clay, istri Joshua Suherman, melontarkan komentar pedas terkait unggahan Raffi. "Langsung post foto anak-anaknya anj*r LU TUH JAHAT LU BLUNDER LU NGACO," tulisnya melalui Threads @clairineclay.

Dr. Tirta menyoroti klarifikasi Raffi melalui media sosial. Ia menyebut jarang melihat figur sekelas Raffi sampai membuat klarifikasi akibat tekanan warganet. "Artinya tekanan publik itu nyata dan berpengaruh beneran," tulisnya.

Nessie Judge melalui akun X @nessiejudge mempertanyakan kemungkinan narasi tentang mahasiswa palsu sengaja dibentuk untuk menutupi demonstrasi yang sebenarnya.

dr. Gia menyindir pemilihan tanggal acara dengan mengingatkan bahwa Hari Sumpah Pemuda diperingati pada 28 Oktober, sedangkan 29 Oktober merupakan Hari Stroke Sedunia.

1 2 3

Tags: