Penelitian menunjukkan, konsumsi makanan UPF secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Untuk mengurangi risiko tersebut, ahli gizi menyarankan memperbanyak konsumsi makanan nabati, seperti sayuran, buah, dan kacang-kacangan, dalam menu sehari-hari.

| Baca Juga: Siapa Belahan Jiwa Gemini? Ini 5 Zodiak yang Dinilai Paling Serasi

Kurang Aktivitas Fisik

Kurangnya aktivitas fisik juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Aktivitas fisik secara rutin membantu mengatur kadar estrogen, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi peradangan yang berhubungan dengan perkembangan beberapa jenis kanker payudara.

Menurut American Cancer Society, orang dewasa disarankan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150 hingga 300 menit per minggu atau aktivitas intensitas tinggi selama 75 hingga 150 menit per minggu.

Tidak harus aktivitas yang berat. Kalian bisa melakukan jalan cepat, bersepeda, berenang, berkebun, menari, maupun gym.

Ahli gizi Jess Baker menjelaskan, manfaat olahraga tidak selalu berkaitan dengan penurunan berat badan.

| Baca Juga: Alasan DJ Whisnu Santika Stop Minum Alkohol: Mimpi Gus Dur

“Olahraga membantu menurunkan risiko kanker payudara melalui pengaruhnya terhadap hormon dan peradangan,” katanya.

Rutin Cek Payudara Sendiri

Selain menerapkan pola hidup sehat, masyarakat juga dianjurkan mengetahui riwayat kesehatan keluarga, menjalani mammogram secara rutin, dan memahami kondisi payudara.

1 2 3

Tags: