“Saya menyadari bahwa hal-hal yang pernah saya tolak, seperti pakaian kerja, lanskap pertanian, tekstur, alat, dan warna-warna dari dunia pertanian, justru merupakan sumber inspirasi yang sangat unik,” ungkapnya.

Dari kesadaran itulah lahir koleksi 3088 yang bersifat sangat personal. Aurelien tidak ingin membuat dokumentasi tentang kehidupan petani dalam bentuk pakaian. Ia tidak ingin sekadar menyalin estetika pedesaan.

Yang ingin ia lakukan adalah menerjemahkan hubungan emosionalnya dengan warisan tersebut. “3088 itu nomor telinga Magali, sapi saya,” tuturnya.

| Baca Juga: Intip Gaya Para Selebriti saat Menghadiri Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce

Maurine Willebien: Ketika Fashion Menantang Definisi Kecantikan

Maurine Willebien memulai perjalanan kreatifnya dari sesuatu yang lebih dekat: pengalaman hidup bersama para perempuan di sekitarnya.

Koleksi bertajuk Beauties menjadi refleksi tentang perempuan, tubuh, dan cara masyarakat mendefinisikan kecantikan.

Inspirasi koleksi tersebut berasal dari berbagai sumber, sastra, sinema, seni pertunjukan, hingga budaya kontemporer. Namun, bagi Maurine, sumber inspirasi terbesar tetap berasal dari kehidupan personal.

“Inspirasi terbesar untuk koleksi Beauties adalah hidup saya sendiri. Ibu saya, saudara perempuan saya, teman-teman saya, dan semua figur perempuan dalam hidup saya,” ungkap Maurine.

| Baca Juga: Intip Koleksi Tas Mewah Asila Maisa yang Dikritik Karena Sebut Rp16 Juta 'Doang'

Cara pandang tersebut kemudian diwujudkan melalui permainan material yang menjadi ciri khas koleksinya.

Maurine mempertemukan dua elemen yang memiliki karakter berlawanan: lingerie dan knitwear.

1 2 3 4

Tags: