Bagi Maurine, keduanya mewakili dua sisi perempuan yang sering kali dianggap bertentangan.

Lingerie menghadirkan kesan kuat dan sensual, sementara rajutan memberikan kelembutan, fleksibilitas, dan kenyamanan.

| Baca Juga: Ganti Busana 3 Kali, Jennifer Lopez Pamer Berlian Ratusan Karat di Pesta Ultah ke-57

“Ketika menggunakan lingerie, saya melihatnya sebagai material yang kuat. Ketika menggunakan knitwear, saya melihatnya sebagai sesuatu yang lembut. Saya ingin menciptakan keseimbangan dari dua karakter tersebut,” jelas Maurine.

Melalui perpaduan itu, Maurine ingin menunjukkan bahwa perempuan tidak harus memilih antara menjadi kuat atau lembut. Keduanya dapat hadir bersamaan.

Paul Vidal: Ketika Sejarah Menemukan Bentuk Baru dalam Fashion

Paul Vidal memilih sejarah sebagai titik awal perjalanan kreatifnya.

Koleksi Paul terinspirasi dari potret-potret Eropa abad ke-15 hingga abad ke-16. Ketertarikannya muncul ketika ia mengunjungi berbagai museum dan melihat lukisan-lukisan sejarah yang menampilkan karakter manusia melalui pakaian yang sangat dramatis.

| Baca Juga: Zendaya Dikritik Usai Kenakan Anting dari Artefak Iran Berusia 3.000 Tahun

Ketertarikannya kemudian berkembang menjadi koleksi bertajuk Emballez-moi .

Nama tersebut terinspirasi dari gagasan “wrap me up”, sebuah bayangan tentang bagaimana tubuh manusia seolah dibungkus oleh pakaian yang besar dan penuh karakter.

Dalam proses penciptaannya, Paul melakukan pendekatan yang tidak biasa.

1 2 3 4

Tags: