VIVIA MEDIA — Rutin menyikat gigi merupakan langkah utama dalam menjaga kebersihan mulut. Namun, kebiasaan tersebut tidak cukup untuk membuat gigi tampak putih.

Dalam banyak kasus, gigi tetap terlihat kuning meski seseorang rajin menyikat gigi setiap hari.

Dokter gigi, dr. Shraddha Bahirwani, menjelaskan bahwa perubahan warna gigi dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar tubuh.

"Perubahan warna gigi dapat disebabkan oleh penuaan, kecenderungan genetik, kebiasaan makan, perubahan perkembangan selama pembentukan gigi, obat-obatan tertentu, serta pilihan gaya hidup seperti merokok atau vaping," ujar Bahirwani, dikutip dari Hindustan Times pada Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, kebersihan mulut yang baik memang penting, tetapi tidak dapat mengatasi seluruh penyebab gigi kuning. Bahkan, kebersihan mulut yang kurang justru dapat memperparah kondisi tersebut.

| Baca Juga: Waspada, Gigi Berlubang pada Anak Bisa Berujung Infeksi dan Ganggu Tumbuh Kembang

Enamel Menipis karena Penuaan

Salah satu penyebab gigi tampak kuning adalah kondisi enamel yang secara alami tipis dan transparan.

Hal itu membuat lapisan dentin di bawahnya yang berwarna kekuningan menjadi lebih terlihat.

Seiring bertambahnya usia, enamel juga akan mengalami pengikisan secara perlahan sehingga warna kuning pada dentin semakin tampak.

Makanan dan Minuman Berwarna

Konsumsi teh, kopi, anggur, minuman bersoda, dan makanan dengan pewarna juga menjadi penyebab umum perubahan warna gigi.

| Baca Juga: Sering Konsumsi Minuman Berenergi? Kenali Risiko bagi Kesehatan Gigi dan Mulut

Paparan yang berlangsung terus-menerus dapat membuat pigmen masuk hingga ke lapisan gigi yang lebih dalam sehingga noda menjadi lebih sulit dihilangkan hanya dengan menyikat gigi.

Merokok dan Karang Gigi

Bahirwani menambahkan, kebiasaan merokok atau menggunakan vape turut berkontribusi terhadap munculnya noda kuning pada gigi.

Endapan nikotin dan tar dapat menimbulkan noda membandel yang tidak bisa hilang hanya dengan menyikat gigi.

Selain itu, penumpukan karang gigi juga membuat gigi tampak lebih kuning dan memerlukan pembersihan profesional di dokter gigi.

Fluorosis

Faktor lingkungan seperti tingginya kadar fluorida dalam air minum juga dapat menyebabkan perubahan warna gigi.

| Baca Juga: Dekorasi Pernikahan Nathalie Holscher Dituding Tiru Jennifer Coppen

Kondisi yang dikenal sebagai fluorosis itu umumnya terjadi akibat paparan fluorida berlebih saat masa kanak-kanak dan menyebabkan noda yang berasal dari dalam struktur gigi. Penanganannya biasanya memerlukan tindakan kosmetik.

Efek Obat-obatan dan Trauma

Beberapa jenis obat, seperti antibiotik tetrasiklin dan suplemen zat besi, dapat memicu perubahan warna gigi.

Selain itu, trauma atau cedera pada gigi dapat memicu perubahan warna yang terkadang membutuhkan perawatan saluran akar.

Cara Mengatasi Gigi Menguning

Penanganan gigi menguning bergantung pada penyebabnya. Untuk noda pada permukaan gigi, pembersihan karang gigi dan prosedur pemutihan (bleaching) oleh dokter gigi dapat menjadi pilihan.

| Baca Juga: Fiki Naki Dikaruniai Anak Pertama Tepat di Hari Ulang Tahun ke-26

Sementara itu, pada kasus yang lebih berat, dokter dapat merekomendasikan tindakan kosmetik seperti veneer, laminasi, atau pemasangan mahkota gigi guna memperbaiki warna sekaligus struktur gigi.

Cara Mencegah Gigi Menguning

Untuk menjaga warna gigi tetap sehat, Bahirwani menyarankan beberapa langkah berikut:

- Menyikat gigi dua kali sehari.
- Melakukan pemeriksaan gigi secara rutin.
- Berkumur atau membilas mulut setelah makan.
- Memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
- Membatasi konsumsi makanan dan minuman yang mudah meninggalkan noda, seperti kopi, teh, minuman bersoda, dan makanan berwarna pekat. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: