Tempe hingga Sukun, 5 Superfood Lokal Indonesia yang Punya Segudang Manfaat
VIVIA MEDIA — Mendengar istilah superfood, yang terlintas mungkin blueberry, chia seed, quinoa, atau salmon. Padahal, Indonesia punya versi lokal yang tidak kalah menarik dan justru sudah akrab dengan menu sehari-hari.
Menariknya, superfood sendiri bukan istilah ilmiah dengan klasifikasi khusus. Sebutan itu umumnya digunakan untuk makanan yang memiliki kepadatan nutrisi tinggi dan mengandung berbagai senyawa bioaktif.
Jadi, tidak harus mahal atau didatangkan dari luar negeri. Beberapa pangan lokal berikut bahkan bisa ditemukan di pasar.
1. Tempe
Tempe bukan sekadar lauk sederhana. Hasil fermentasi kedelai dengan Rhizopus oligosporus itu menjadi sumber protein nabati, serat, vitamin, mineral, serta isoflavon.
| Baca Juga: Riwayat Pendidikan Najma Tsuroyya, Istri Kadam Sidik yang Seperti Bunga Lili
Proses fermentasi membuat tempe lebih mudah dicerna. Kandungan isoflavonnya juga dikenal memiliki aktivitas antioksidan dan berpotensi membantu menjaga kadar kolesterol.
Dilansir dari berbagai sumber, tempe juga menjadi sumber kalsium yang mendukung kepadatan tulang.
2. Sukun
Namanya mungkin kalah populer dari singkong dan kentang, tetapi kandungan sukun cukup mengejutkan. Buah ini mengandung karbohidrat, serat, protein nabati, vitamin, kalsium, zat besi, dan antioksidan.
Sukun juga fleksibel diolah. Buah mudanya bisa dimasak sebagai sayur, sedangkan yang matang dapat dijadikan camilan atau alternatif sumber karbohidrat.
| Baca Juga: Sering Terlewat, Ini Alasan Leher Wajib Dirawat Agar Tidak Keriput Dini
Perlu diketahui, sukun memenuhi tiga kriteria superfood, yakni bernutrisi tinggi, memberikan manfaat kesehatan, serta relatif tangguh menghadapi perubahan iklim.
3. Ketan Hitam
Warna gelap pada ketan hitam bukan sekadar pembeda tampilan. Biji-bijian ini kaya antosianin, pigmen alami yang memiliki aktivitas antioksidan.
Dilansir dari Whole Grains Council, Kamis (20/8/2026), ketan hitam memiliki kandungan antosianin sekitar enam kali lebih tinggi dibandingkan beras putih atau cokelat.
4. Daun Kelor
Kelor mendapat julukan miracle tree atau pohon ajaib. Daunnya mengandung fitonutrien, vitamin A, C, E, K, vitamin B kompleks, mineral, dan antioksidan.
| Baca Juga: Tak Perlu Skincare Mahal, 5 Bahan Dapur Ini Bisa Jadi Masker Wajah DIY
Kandungan tersebut membuat kelor berpotensi mendukung imunitas, kesehatan kulit, tulang, serta membantu melawan peradangan.
5. Manggis
Jangan tertipu oleh kulitnya yang tebal. Daging buah manggis mengandung xanthone, senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan.
Dilansir dari berbagai sumber, xanthone dikenal akan potensinya dalam melawan kerusakan akibat radikal bebas serta mendukung kesehatan tubuh.
Meski disebut superfood, bukan berarti satu makanan bisa menjadi solusi untuk semua kebutuhan tubuh. Hal yang harus diingat, manfaatnya tetap paling optimal ketika dikombinasikan dengan pola makan beragam dan seimbang. (*)







