Dilansir dari Complementary Medicine Research pada 2024 menganalisis 25 penelitian dengan total 1.909 peserta. Hasilnya menunjukkan akupresur telinga berpotensi menurunkan kecemasan.

Meski begitu, 23 dari 25 penelitian memiliki risiko bias tertentu sehingga peneliti menilai riset lanjutan masih dibutuhkan.

| Baca Juga: Jangan Asal Tambah Topping! 6 Makanan Ini Perlu Dibatasi Saat Makan Mi Instan

Penelitian lain terhadap 60 perawat juga menemukan penggunaan stiker akupresur telinga selama tujuh minggu berkaitan dengan peningkatan kualitas tidur.

Artinya, kalau Ruka menggunakan ear seeds untuk membantu menjaga kondisi tubuh atau membuat dirinya lebih rileks di tengah aktivitas padat, praktik tersebut memang punya dasar dalam terapi komplementer.

Namun, belum ada bukti bahwa ear seeds secara langsung dapat “menghilangkan” stres.

Bukan Cuma Tren Kecantikan

Ear seeds juga menarik karena ukurannya sangat kecil sehingga bisa dipakai sambil beraktivitas. Pengguna biasanya membiarkannya menempel selama beberapa hari dan memberikan tekanan ringan secara berkala.

| Baca Juga: Divonis 7 Tahun Penjara, Ammar Zoni Siap Ajukan PK atas Kasus Peredaran Narkoba

Meski tergolong noninvasif, bukan berarti bebas risiko. Perekat atau bahan tertentu dapat memicu iritasi, alergi, atau luka kecil pada kulit.

Dilansir dari Healthline, disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mencoba terapi tersebut, terutama jika memiliki kondisi tertentu. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: