Syifaa, Bocah Cerebral Palsy asal Surabaya Terbitkan 3 Buku Anak
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GooglePengalaman tersebut membuat Syifa makin percaya diri. Dia tak sekadar senang menggambar namun juga menikmati proses menciptakan ’sesuatu’ dari sebuah ide. Sesuatu itu kemudian jadi barang yang bisa digunakan orang lain.
Kepada teman-teman di luar sana, Syifaa punya pesan. ”Bermimpilah yang banyak tapi harus dicoba,” kata Syifaa. Atau dengan kata lain, banyaklah bermimpi, tapi harus diwujudkan dalam karya.
| Baca Juga: Kisah Ferdinandes Korban Gempa NTT: Jalan Kaki Berkilo-kilo demi Pulang Temui Keluarga
Orangtua Menerima dan Menjalani
Syifaa lahir 12 tahun lalu di Surabaya. ”Ketika lahir, Syifaa hipoksia (tubuh kekurangan pasokan oksigen, red). Nggak ada suaranya. Baru ada suaranya, seminggu. Dikasih oksigen level paling tinggi, tetap nggak bisa dan akhirnya di NICU selama sebulan,” kenang Samirah.
Namun Samirah tidak berpikir apapun. Ketika berkonsultasi dengan dokter, dia hanya mendapat penjelasan, mungkin nantinya ada keterlambatan dalam tumbuh kembang.
Hingga akhirnya ketika Syifaa berusia 10 bulan, Samirah bertemu teman yang memiliki anak tuli, dan disarankan untuk terapi. ”Dari terapisnya itulah saya baru dikasih tahu kalau Syifa CP (Cerebral Palsy). Bukan dari diagnosa dokter,” papar Samirah.
Mulailah Syifaa menjalani terapi. ”Ada tiga terapi yang dijalani. Okupasi, wicara dan fisioterapi,” imbuhnya. Terapi okupasi untuk membantu seseorang dengan gangguan fisik, mental atau kognitif agar bisa hidup mandiri dan produktif dalam aktivitas keseharian.
| Baca Juga: Resmi Menikah, Begini Kisah Cinta Dikta dan Rachel Florencia yang Tertutup dari Publik
Sejak awal, Samirah langsung menerima kondisi putrinya. ”Tapi kalau ayahnya sempat cari tahu penyebabnya. Tapi saya bilang, diterima saja. Nanti kalau dicari-cari tahu penyebabnya, jatuhnya akan menyalahkan dokter,” pinta Samirah.
Lantas, bagaimana perjalanan Samirah dan suami dalam mendampingi dan mengembangkan bakat putri mereka serta rencana Syifaa ke depannya yang ingin kembali menerbitkan buku?
Baca selengkapnya di E-Magazine Vivia. (*)







