Dipasang Sang Ayah untuk Peziarah, Lampu Solar di Makam Vidi Aldiano Kini Dicuri
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleDalam unggahan lainnya pada 9 September 2026, Harry juga menyinggung ramainya respons publik terhadap kejadian tersebut.
Ia menulis, “Pertama dalam sejarah dunia persilatan, ada maling lampu solar panel makam Vidi disumpahin 469 ribu orang dalam semalam.”
| Baca Juga: Lima Jurnalis Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau, Basarnas Lanjutkan Pencarian
Mengapa Makam Vidi Masih Ramai Peziarah?
Antusiasme masyarakat terhadap makam Vidi memang sudah terlihat sejak awal kepergiannya. Bahkan sebelumnya, keluarga pernah memperhatikan kenyamanan orang-orang yang datang dengan membantu penghijauan di sekitar makam.
Lampu tenaga surya dipilih karena praktis untuk area yang membutuhkan penerangan tanpa menarik kabel listrik. Energi matahari disimpan pada baterai saat siang dan digunakan untuk menyalakan lampu ketika kondisi mulai gelap.
Jadi, fungsi lampu tersebut cukup sederhana tetapi penting: membuat area makam tetap terang ketika orang datang berziarah pada malam hari.
Menariknya, setelah lampu hilang, Harry juga tidak memilih memindahkan makam Vidi meski ada warganet yang menyarankan demikian. Ia menegaskan TPU Tanah Kusir tetap menjadi pilihan keluarga karena lokasinya lebih dekat. (*)







