Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Di titik inilah makanan menjadi semacam penanda geografis. Seseorang mungkin belum pernah datang ke suatu daerah, tetapi dapat mengenal sebagian ceritanya melalui makanan yang lahir dari tempat tersebut.

Karena itu, proses kurasi menjadi penting. Yang dipertemukan bukan hanya nama makanan, melainkan juga latar di belakangnya.

| Baca Juga: Ada Selena Gomez dan Zendaya, Ini 5 Akrtis dengan Busana Terbaik di Emmy Awards 2026

Ketika Rasa Nusantara Berjumpa Kuliner Global

Sementara KTD membawa makanan tradisional Indonesia, Wonderful Culinary Expo (WCE) menawarkan ragam kuliner global.

WCE berlangsung pada 14 hingga 30 Agustus 2026, dengan pilihan seperti chocolate artisan, dairy goods, dan meat shop. Beberapa tenant yang tercatat antara lain Indoguna Meatshop, Saranakulina, Healthy Choice, Pandurasa Kharisma, Astronomeats, Memeat, Hihi Huat Pot by Haidilao Grup, Es Krim Uncle, dan Mazaraat Artisan Cheese.

Perbedaan karakter antara KTD dan WCE memperlihatkan bagaimana sebuah festival kuliner dapat menjadi ruang pertemuan antara makanan yang berakar pada tradisi lokal dan ragam kuliner yang berkembang dalam konteks global.

Bukan Hanya Soal Apa yang Ada di Piring

Selama penyelenggaraan, area KTD juga diisi berbagai pertunjukan. Live music, kesenian tradisional, dan penampilan musisi Indonesia menjadi bagian dari rangkaian acara.

Kerispatih dijadwalkan tampil pada 22 Agustus 2026, Judika pada 5 September 2026, dan Titi DJ pada 19 September 2026.

| Baca Juga: Apa Pekerjaan Kadam Sidik? Pendakwah Muda yang Beri Mahar Rp1 Juta dan Tafsir

Pertunjukan tradisional juga hadir melalui Gambang Kromong pada 15 Agustus, Tari Jaipong pada 16 Agustus dan 20 September, serta Harmoni Sape pada 23 Agustus dan 6 September 2026.

1 2 3 4

Tags: