Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Menurunkan berat badan bukan hal yang mudah bagi sebagian orang. Maka dari itu muncul istilah cheat meal dan cheat day dalam diet.

Konsep tersebut merujuk pada satu sesi makan di mana seseorang yang sedang diet mengkonsumsi sesuatu di luar batasan pola makan ketatnya.

Tujuan utama dari konsep makan tersebut adalah memberi motivasi bagi mereka yang sedang menjalani program diet, sekaligus memberi waktu untuk menikmati makanan favorit tanpa rasa bersalah.

Cheat day dan cheat meal sendiri sekilas terdengar mirip. Namun keduanya ternyata cukup berbeda.

| Baca Juga: Sudah Diet dan Olahraga tapi Berat Badan Tak Turun? Ini Penjelasan Dokter

Apa Itu Cheat Meal?

Cheat meal adalah sesi makan tunggal di mana seseorang melanggar aturan diet dalam satu waktu, entah itu saat sarapan, makan siang, atau makan malam.

Meski demikian, bukan berarti seseorang bisa makan apa saja tanpa batas. Kesempatan itu sebaiknya digunakan hanya untuk menikmati makanan favorit dalam porsi wajar.

Karena bisa dilakukan setiap hari, cheat meal perlu direncanakan secara terkontrol agar tidak menjadi kebiasaan buruk saat diet. Pastikan bahwa porsinya tetap sama seperti jadwal makan lainnya.

Meski kelihatan berbahaya untuk progress diet, cheat meal sebenarnya memiliki sejumlah manfaat, yaitu:

| Baca Juga: Siapa Fatieh Aton? Selebgram Asal Aceh yang Jadi Pacar Baru Bedu

Sebagai Motivasi

Sesi makan satu itu bisa menjadi pendorong agar seseorang berhasil menjalani program diet hariannya. Dengan demikian, semangat untuk menurunkan berat badan tetap terjaga.

Mengurangi Risiko Makan Berlebihan

Kelonggaran terencana membuat seseorang tidak terlalu merasa terkekang, sehingga balas dendam dengan makan berlebihan bisa dihindari.

Jaga Kesehatan Mental

Diet ketat kerap membuat seseorang tertekan. Cheat meal yang dilakukan setiap hari akan membantu mengurangi stres dan menjaga pikiran tetap sehat dan semangat menjalani diet.

Apa Itu Cheat Day?

Cheat day adalah waktu yang diluangkan untuk berhenti mengikuti aturan ketat diet selama satu hari penuh.

Pada hari itu, umumnya orang akan berhenti berolahraga dan mengonsumsi makanan favorit mereka.

| Baca Juga: Ashanty Cerita Ujian Berhijab, Ada Teman yang Tak Nyaman dengan Perubahannya

Tujuan utama dari cheat day adalah untuk mengurangi jenuh dan stres saat diet serta menjaga konsistensi jangka panjang program penurunan berat badan.

Karena waktu yang diluangkan adalah sehari penuh, seseorang rentan kebablasan saat melakukannya. Apabila salah langkah, cheat day justru membuat perkembangan diet terganggu.

Maka dari itu, perhatikan beberapa hal berikut ketika melakukan cheat day:

Buat Jadwal Teratur

Tentukan frekuensi cheat day untuk menjaga kedisiplinan dan jangan langsung dalam jangka panjang. Awali dengan tiga hari sekali, seminggu sekali, kemudian dua minggu sekali.

Tentukan Batasan

Tetap konsumsi makanan dengan bijak. Meski itu adalah hari untuk makan dengan bebas, bukan berarti semua bisa dikonsumsi tanpa terkendali.

Fokus pada makanan yang benar-benar diinginkan dan pastikan asupan nutrisi dan protein tetap cukup.

| Baca Juga: Kekurangan Perawat Lansia, Jepang Rekrut Puluhan Binaragawan untuk Jadi Caregiver

Minum Air Putih

Tetap jaga hidrasi tubuh dengan air putih alih-alih minuman manis selama cheat day. Itu akan mengurangi risiko kembung saat makan.

Itulah perbedaan cheat meal dan cheat day. Apabila perkembangan diet tidak menunjukkan hasil yang berarti, maka pola makan perlu dievaluasi ulang. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: