Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Teh hijau bukan sekadar minuman hangat untuk menemani waktu santai. Kandungan antioksidan di dalamnya dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan, mulai dari menjaga jantung, membantu mengontrol gula darah, hingga mendukung penurunan berat badan.

Teh yang berasal dari tanaman Camellia sinensis ini memiliki kandungan polifenol, terutama katekin bernama epigallocatechin-3-gallate (EGCG).

Senyawa tersebut berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Meski begitu, teh hijau bukan obat untuk menyembuhkan penyakit atau cara instan menurunkan berat badan. Manfaatnya lebih tepat dipandang sebagai bagian dari pola hidup sehat.

| Baca Juga: Air Mineral Tak Selalu Tawar, Ini Penjelasan Dokter soal Rasa dan Kandungan Mineralnya

5 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan

1. Membantu menjaga kesehatan jantung

Katekin dalam teh hijau berpotensi membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan tekanan darah.

Dilansir dari Cleveland Clinic, sejumlah penelitian juga mengaitkan konsumsi teh hijau dengan penurunan risiko penyakit jantung.

2. Membantu mengontrol gula darah

Teh hijau berpotensi mendukung pengaturan kadar gula darah dan sensitivitas insulin. Manfaat ini dapat relevan bagi orang dengan diabetes tipe 2 maupun mereka yang berisiko mengalaminya.

Namun, teh hijau tetap tidak menggantikan obat dan pengaturan makan yang dianjurkan dokter.

| Baca Juga: Sering Konsumsi Minuman Berenergi? Kenali Risiko bagi Kesehatan Gigi dan Mulut

3. Berpotensi menurunkan risiko stroke

Konsumsi teh hijau secara rutin dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih rendah.

Dilansir dari Cleveland Clinic menemukan bahwa orang yang minum dua hingga empat cangkir teh hijau setiap hari memiliki risiko stroke hingga 24 persen lebih rendah.

Temuan tersebut menunjukkan hubungan, bukan jaminan bahwa teh hijau dapat mencegah stroke.

4. Mendukung penurunan berat badan

Katekin dan kafein dalam teh hijau berpotensi memengaruhi metabolisme serta pembakaran lemak.

| Baca Juga: Sering Tambah Krimer ke Kopi? Waspadai Dampaknya pada Kesehatan Kulit

Meski demikian, efeknya cenderung terbatas dan tidak otomatis membuat berat badan turun. Hasilnya akan lebih terbantu jika dibarengi pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur.

5. Membantu menjaga fungsi otak

Kandungan kafein dan L-theanine dalam teh hijau dapat mendukung konsentrasi serta fungsi kognitif.

Sejumlah penelitian juga mengaitkan kebiasaan minum teh hijau dengan risiko penurunan daya ingat yang lebih rendah, meski hubungan sebab-akibatnya masih perlu diteliti.

Manfaat Teh Hijau untuk Perempuan dan Laki-Laki

Pada perempuan, beberapa penelitian mengamati hubungan konsumsi teh hijau dengan risiko kanker payudara yang lebih rendah.

| Baca Juga: Jangan Tergiur Harga Murah, Dokter Ungkap Cara Memilih Susu Anak

Sementara itu, pada laki-laki, penelitian awal mengaitkannya dengan kesehatan prostat. Namun, bukti tersebut belum cukup untuk menjadikan teh hijau sebagai metode pencegahan kanker.

Efek Samping dan Batas Konsumsi Teh Hijau

Teh hijau mengandung kafein sehingga konsumsi berlebihan dapat memicu sulit tidur, jantung berdebar, atau rasa gelisah. Minuman ini juga dapat mengurangi penyerapan zat besi jika diminum berdekatan dengan waktu makan.

Bagi kebanyakan orang dewasa, sekitar tiga hingga lima cangkir sehari masih dianggap wajar. Namun, mengkonsumsi hingga delapan cangkir dapat ditoleransi sebagian orang, bergantung pada respons tubuh terhadap kafein.

Ibu hamil atau menyusui perlu membatasi asupan kafein sesuai anjuran tenaga kesehatan. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: