Umumnya kondisi tersebut dapat pulih dengan sendirinya dalam 3 bulan pascamelahirkan.

Penumpukan cairan juga dapat memengaruhi ketebalan dan kelengkungan lensa mata, yang mana dapat memicu mata minus dan sulit fokus pada jarak dekat.

Sementara penelitian 'The Influence of Childbirth Procedures to the Axial Length and Sclera Rigidity' yang diterbitkan di jurnal Ophthalmologica Indonesiana pada 2015 mendapati bahwa beberapa ibu setelah melahirkan mengalami perubahan panjang aksial atau panjang sumbu bola mata.

Panjang aksial adalah ukuran jarak dari permukaan depan mata (kornea) hingga ke retina di bagian paling belakang mata. Pada mata normal, panjang aksial umumnya antara 23 hingga 24 milimeter (mm).

| Baca Juga: Merasa Cuma Kelebihan Berat Badan? Hati-Hati Bisa Jadi Sudah Obesitas

Hasil penelitian tersebut, yang dilakukan terhadap 60 subjek, menemukan bahwa pada ibu yang melahirkan normal, panjang sumbu bola mata memanjang sekitar 0,39 mm. Sedangkan sumbu bola mata ibu yang melahirkan secara caesar memanjang sekitar 0,35 mm.

Ketika sumbu bola mata semakin panjang, cahaya yang seharusnya jatuh tepat di retina justru jatuh di depannya. Sehingga penglihatan pun menjadi buram.

Kapan Harus ke Dokter?

Meski kondisi penglihatan yang memburuk pada ibu hamil dan setelah melahirkan bisa kembali normal dengan sendirinya, ibu juga perlu waspada jika kondisi tersebut terjadi dalam waktu lama dan disertai dengan gejala lain, seperti nyeri kepala dan nyeri di sekitar mata.

Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: